Lifestyle

Informasi tentang Bir Hitam dan Variasinya

Ada banyak jenis minuman yang bisa dikonsumsi dalam beragam situasi.Bir adalah salah satunya.Bir menjadi opsi yang cukup banyak disukai dan banyak ditemukan di juga di bar hingga restoran.Bir memang menarik dan biasanya bir hadir tanpa alkohol sehingga lebih aman untuk dikonsumsi.Minuman yang satu ini memiliki rasa yang unik dan khas sehingga tidak heran bila banyak orang yang menyukainya.Bir pun hadir dalam banyak varian atau jenis. Ini tidak saja dalam hal brand atau merk dari bird an rasanya saja, tapi ada juga jenis terkait dengan bahan yang digunakan. Dalam hal ini, bir hitam adalah salah satunya.Bir yang satu ini barangkali kurang populer.Karena itu, tidak jarang orang sulit menemukannya atau justru tidak suka.

Dari namanya saja, sudah cukup jelas kalau bir ini memang karakter yang mudah dikenali, yaitu dari segi warnanya.Ini memiliki warna yang gelap sehingga dari hal ini saja, itu sudah terlihat kurang menarik dari bir lainnya yang memang memiliki warna lebih cerah sehingga mengundang orang untuk meminumnya.Lalu, bir ini juga dikenal dengan sensasi rasa yang pahit.Bir ini sejak awal memang lebih banyak dikenal dan diminum oleh kalangan orang dewasa.Oleh karena itu, tidak heran bila kemudian bir hitam biasa disebut sebagai bir untuk orang tua atau bapak-bapak sehingga orang muda banyak menghindarinya.Stigma dan pandangan seperti ini memang membuat bir ini jarang disukai walau tentu saja masih tetap ada sampai sekarang.

Bir hitam atau stout beer ini memiliki bahan dasar dari campuran biji gandum, bunga hop, ragi, dan juga tentu saja air.Nama atau istilah stout ini tidak ada kaitannya dengan warna dari bir ini. Justru, nama stout ini diberikan karena ini diartikan sebagai keberanian. Sayangnya, setelah cukup lama, kata itu memuat arti lain dan ini mulai populer sejak abad ke-14. Di abad tersebut, sout mulai diartikan sebagai keras atau kuat.Digambarkan dalam dokumen di tahun 1667 bahwa stout beer ini adalah bir dengan cita rasa yang kuat dan keras dengan warna hitam yang jelas.Untuk asal usulnya atau di mana bir ini pertama kali dibuat, tidak ada keterangan jelas karena informasi yang ada masih cukup simpang siur.

Stout beer atau bir hitam ini mempunyai banyak variasi.Variasi ini dikembangkan oleh brewer dan pembuat bir dalam menciptakan cita rasa berbeda dengan tingkat kekuatan rasa yang beragam juga.Salah satu bir tersebut adalah imperial stout.Ini biasa juga disebut sebagai Russian imperial stout.Kekhasan dari bir ini adalah aftertaste yang sangat kuat sehingga tetap terasa walau sudah cukup lama. Ditambah lagi, ada kadar alkohol cukup tinggi hingga 9%. Lalu, ada Baltic Stout.Ini masih tergolong sebagai variasi dari imperial stout tapi prosesnya dibuat dengan fermentasi dingin.Sesuai namanya, bir ini dibuat di negara Baltik seperti Jerman dan Denmark.Jenis lainnya adalah English porter.Bir ini dibuat di negara Inggris. Kekhasannya ada ada bahan yang digunakan dan proses tradisional yang masih dipertahankan sampai sekarang. Milk stout hingga oatmeal stout pun hadir dan nama dari bir hitam ini mewakili bahan yang digunakan di dalamnya, baik itu susu hingga oatmeal. Untuk produk bir, Indonesia memang tidak cukup banyak manual brewery untuk bir, apalagi bir hitam.Namun bagi yang penasaran, bir hitam bisa dijumpai dari produk bir dari Guinness yang tentu kualitas serta rasanya tidak perlu diragukan lagi.